Senin, 21 Maret 2011

JYP Lagiii...

JYP..JYP...Lagi ngefans sama ayngb namanya JYP.hehehehehehe...
JYP, selain mempunyai bakat yang luar biasa, ketenaran, kesuksesa, ternyata dia juga mempunai tabiat yang baik...unyaaaaa.....baiknya...perfecto...hehehehehe.

Ini adalah profil dari JYP, sang ahjussi pendiri JYP Entertainment

Full name : Jin Young Park
Birthday : 13th January (was born on 1972)
Wife's name : Seo Yoon Jeong
Jin Young Park memulai karier musiknya di tahuan 1994, albumnya pertamanya berjudul Blue City. kemudian dilanjutkan album keduanya di tahun 1995 yang berjudul Tantara. Hingga tahgun 2007, setidaknya JYP memilik 7 buah album. selain penyanyi, JYP juga merupakan seorang komposer yang handal. bukti dari kehandalannya menjadi seorang komposer adalah lagu "Nobody" yang dinyanyikan oleh Wonder girl mendapatkan penghargaan M.net Asian Music Awards, Best Asian Composer for Nobody (Wonder Girls song) (2009).

untuk sementara ini dulu yah...^^

Minggu, 20 Maret 2011

JYP & SM Entertainment


Jin Young Park Entertainment, dikenal sebagai JYP Entertainment, saingan berat dari SM Entertainment. JYP Memproduseri banyak boyband and girlband yang terkenal, seperti WG, MISS A, 2PM, 2AM, MBLAQ DLL.
ternyaaata, dia itu merupakan salah satu pemain di Dream High. dari awal aku liat sinopsis Dream High, aku udah penasaran yang yang punya JYP (tertulis main juga di dream high). eh begitu aku tau yang mana sih JYP itu, ternyataa...si guru lugu nan aneh itu. dialah JYP.
Udah pada ingat belum?? udah kan..bener-bener gak nyangka kalo JYP ternyata ditangani oleh dia.

This is the JYP Entertainment's building


Meskipun bagus, tapi menurutku SM tidak bisa disamakan dengan JYP yang notabene sudah memproduseri BB and GB yang terkenal ajib, kaya BoA, Super Junior, Girl generation, Shinee, F(X), Kang Ta, TVXQ dan lainnya. SM Entertainment sendiri didirikan oleh Lee Soo Man.
Setelah aku liat nih ahjussi, aku berfikir. "mungkin suatu saat JYP akan lebih besar daripada SM" karena pemilik JYP masih muda, masih fresh, memiliki banyak kemampuan dan mempunyai kharisma yang besar di bidang musik. itu menurutku sih...hehehehe.

this is SM Academy's building

Kamis, 17 Maret 2011

Taecyeon and Tiffany

Ya Aampun....ternyata 2 orang yang aku fans. Taecyeon 2pm daaan Tiffany SNSD bersahabat. unyaaa...seneng banget rasanya, udah jadian aja sekalian.hahahaha....(buat para antis: shut up girls)
tapi dari banyak artikel yang aku baca, banyak banget yang gak suka tiff sama taec. katanya "tiff tu gak pantes buat taec, mending taec sama yoon aja" SWT...siapa kalian pilih-pilihin jodoh buat taec?? biar taec sendiri lah yang nentuin dia cocoknya sama siapa...lagian kan mereka cuma bersahabat, apa salahnya sih 2 orang bersahabat??(ya kalo jadian sih ya sukur, aku dukung 80%!! cocok banget soalnya...><, kalo sama Si Won baru 100%.LOL.)

ini bukti dari persahabatan mereka di family outing 2 (close friend episode)

My New Lecturer

I have a new lecturer in my campus. His name is Mr. K(Kemrecek).hahahah LOL
He thought me Language Testing yesterday. OMG, He spoke so fast, I couldn't understand what he spoke about. Even it could translate easily, but i couldn't understand. it was very difficult to understand.

But actually, he is young lecturer, 30 years old. he just 12 years older than me. maybe i'm too young to study in University?? I'm 18 years old and i'm in the 4th semester in University. hahahaha....i'm so proud of that, because i'm the youngest student in the class...LOL.

Ok. it's all about my new lecturer. actually he is not new lecturer in my campus. he has been thought in my University since 2006?? yeah i think...but yesterday was the first time to him thought me and my classmate in the university.

Emh...I'm so sorry if my English not good enough, hehehe....

Rabu, 16 Maret 2011

Hari ini...saya bolos

hari ini bolos kuliaaaah...huwehehehehe, dosen rada somplagh..."ngerti ya nak ya?" SWT, emang aku anakmu apa?? yang diajar SMP mah gak apa bilang gitu, udah kuliah bilangnya gitu mulu telinga aku sampe gatel dengernya...hahahaha.

Hari ni aku melancong kemana-mana...ke tukang jait, ke tukang sepatu, kirim barang..(sekedar promosi, aku jual sepatu handmade sama cosplay handmade. facebook : lolita no shoppa add yah..hahahaha) habis itu jenguk my sister in law di RS gara-gara usbun alias usus buntu.XD.... fuuuh capek banget. GUNG LEREN BLASS..hahaha(pasti mikir deh, tu artinya apa yah?? artinya belum istirahat sama sekali. itu bukan bahasa korea lho..bahasa jawa.wkwkwkwkw..Geje ya??)

aaah...pengalaman pertama bolos di semester 4. unyaaa gak nyangka udah semester 4, habis ini ada english camp, terus tourism ke Bali, PPL, Skripsi...huwee...kayaknya ni aku salah jurusan deh, pengennya ke jurusan design atau seni rupa, tapi malah masuk bahasa inggris yang gak ngeh gini. Gak ada niat kuliah sama sekali, pokoknya masuk dapet nilai ya udah..pulang. apalagi semangat ke kampusnya udah ilang...hiksu hiksu...kerja aja lah...dapet banyak uang..kaya deh.hahahahah...><


Untuk hari ini cukup segitu sajah...makasih udah baca...><

Selasa, 15 Maret 2011

EOTTOKHAJO -PART2-

“Seong Hi, dia temanku, tadi dia kerumah dengan Mae Yoong, lalu kami keluar untuk beli makan.”jelas Sae Ra.
“Kita putus saja!”kata Seong Hi kemudian segeran meninggalkan Sae Ra dan Dae Woo.
“Sae Ra, kejar dia!”bujuk Dae Woo.
“Hm…..Tidak perlu…aku juga sudah lelah…aku sudah bertekad kalau diputuskan untuk ketiga kalinya aku akan mengatakan iya….”kata Sae Ra pelan.
“Sae Ra…”panggil Dae Woo, tapi Dae Woo malah mengejar Seong Hi.
“Hei Kau!”panggil Dae Woo.
“Apa?”toleh Seong Hi.
“Sae Ra mengatakan yang sebenarnya, aku hanya mengantarnya beli makan. Dia tidak berbohong.”jelas Dae Woo.
“Sudahlah…aku juga memang ingin putus dengan Sae Ra…aku sudah tidak betah pacaran dengannya…”kata Seong Hi.
“Kau…”
“Aku sudah punya pacar baru…”kata Seong Hi.
“Apa?”sentak Dae Woo tak percaya.
“Ini kesempatan untuk memutuskan Sae Ra.”
Setelah pulang, Dae Woo menceritakan semua padaku. Ternyata selama ini kecurigaanku benar, ternyata Seong Hi memang ada apa-apa dengan Saa Gi, Seong Hi memang pria yang baik, baik kepadaku, Rae Ra, Saa Gi, mungkin banyak perempuan lainnya. Aku tidak menyangka ternyata akan berakhir seperti ini, tapi tidak apa-apa, aku sudah siap kalau sewaktu-waktu harus putus dengan Seong Hi. Aku harus siap.
[Sae Ra..kau tidak apa-apa?]tanya Mi Young.[Tadi Mae Yoong menceritakan semuanya padaku..]
[Aku tidak apa-apa kok Mi Young…aku tidak apa-apa..]jawab Sae Ra pelan.
[Sae Ra, kali ini…nasehatku waktu itu mungkin akan berlaku…jangan terpuruk terus ya…kau kan sudah ada rasa terhadap Dae Woo, kejar dia.]ceramah Mi Young.
[Mi Young…jangan sekarang, kalau aku langsung berhubungan dengan Dae Woo, nanti Seong Hi akan salah paham…aku takut dia salah paham bahwa aku mau putus dengannya karena sudah punya Dae Woo.]jawab Sae Ra panjang.
[Tapi Sae Ra…Seong Hi saja memutuskanmu karena sudah punya kekasih lain, kenapa kau harus sujngkan terhadapnya. Jangan pikirkan dia. Pikirkan dirimu sendiri..]
[Iya…terima kasih Mi Young.]
“Sae Ra…”panggil seseorang yang tiba-tiba ada di belakang Sae Ra. Dan ternyata dia Dae Woo. Dae Woo mendengar semua percakapan Sae Ra dan Mi Young.
“Dae Woo…”
“Kau menyukaiku…?”tanya Dae Woo.
“Ha? Dae Woo…ka..kau mendengarkan pembicaraanku barusan?”tanya Sae Ra.
“Iya, aku dengar semuanya…apa itu benar?”tanya Dae Woo lagi dan berjalan mendekat kea rah Sae Ra.
“I…Iya…aku suka Dae Woo…tapi…masih sebatas suka…”jawab Sae Ra pelan.
“Sae Ra…aku senang sekali..akhirnya perasaanku selama 10 tahun tersampaikan juga…”kata Dae Woo kemudian memeluk Sae Ra.
“Se…sepuluh tahun?”tanya Sae Ra yang kemudian melepaskan pelukan Dae Woo.
“Kau tidak mengenaliku?? Aku Han Dae Woo…teman sekelasmu mulai kelas 4 SD, kau pindah ke SD Nan Yuan saat kelas 4 SD kan..?”tanya Dae Woo.
“Iya…saat itu juga aku sudah mencintaimu…setelah penantianku selama 10 tahun, akhirnya aku bisa bertemu lagi denganmu di Chugye.
“Tapi Dae Woo….aku belum mencintaimu…aku…hanya menyukaimu…”
“Tidak apa-apa, aku akan menunggu…aku  akan membuat Sae Ra mencintaiku…seperti kau mencintai Seong Hi.”jelas Dae Woo.
“Dae Woo….”
Aaaaah…ternyata berada dalam keadaan seperti ini sangat membingungkan…ottokhajo?ottokhajo? aku fikir akan sangat mudah untuk membuat keputusan, aku sering berfikir.”Ah putus saja dengan Seong Hi, kemudian berpacaran dengan Dae Woo” tapi ternyata tidak semudah itu…ternyata sangat rumit, sangat membingungkan, aku memang menyukai Dae Woo, tapi aku juga mencintai Seong Hi, ottokhajo? Apakah aku harus melupakan Seong Hi dan memulai lagi dengan Dae Woo?
[Mi Young…kita bertemu ya, banyak yang ingin aku ceritakan kepadamu…]pinta Sae Ra.
[Baiklah, tunggu aku ya, aku segera kesana.]
Tidak sampai 10 menit Mi Young sudah berada di Rumah sewaanku selama kuliah di Seoul.
“Dae Woo…ingin berpacaran denganku..”
“Apa??? Lalu kau jawab apa?”tanya Mi Young penasaran.
“Aku belum memberi jawaban, aku masih bingung dengan perasaanku sendiri, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. “
“Kau itu bodoh ya?? Kenapa tidak menerimanya saja?! Bagaimana kalu nanti dia mencari yang lain?”
“Aku tidak yakin…Dae Woo, katanya menyukaiku sejak SD dulu…ternyata…dia temanku SD…”
“Ini malah mukjizat!! Jarang kau bisa menemukan pria yang mencintaimu selama itu! Lagipula kau juga suka Dae Woo kan.”
“Iya…aku suka Dae Woo…tapi bukan cinta.”
“Lama lama kau pasti bisa mencintai Dae Woo..”
“Hm…akan kupikirkan..tapi aku memang butuh waktu untuk menentukan..”
Ya, aku memang sangat membutuhkan waktu untuk menentukan apakah aku bisa menerima perasaan Dae Woo secepat ini. Setelah itu, aku membicarakan itu pada Dae Woo, dan Dae Woo menyetujuinya, dia memberikan aku waktu 1 minggu untuk menentukan, selama satu minggu ini aku akan mulai untuk memahami kharakter Dae Woo. Hari pun berganti, ternyata Dae Woo memang sangat baik, tidak hanya padaku, pada semua orang, tapi dia juga tahu kapan dia harus baik kepada orang, kapan tidak. Saat sedang bersamaku, dia hanya mementingkan diriku saja, bahkan, waktu kami makan di sekitar Banpo, ada temannya yang sedang sendirian, dia ingin bergabung dengan kami, tapi apa kalian tahu apa yang dikatakan oleh Dae Woo?”Apa kau ingin mengganggu kencan temanmu ini? Kau kan sudah biasa sendiri.hahahaha” begitu, dia benar-benar berbeda dengan Seong Hi. Seong Hi adalah masa laluku, sekarang yang harus aku fikirkan adalah Dae Woo, sekarang aku siap untuk memberi jawaban.
“Dae Woo…aku ingin mengatakan sesuatu.”kataku pada Dae Woo sambil duduk di tangga menghadap ke sungai di sekitar Banpo Bridge.
“Ada apa Sae Ra?”tanya Dae Woo.
“Park Seong Hi….aku masih belum bisa melupakannya..”kata Sae Ra
“Sae Ra…”jawab Dae Woo pelan.
“Tapi…dia adalah masa laluku…dan masa depanku…adalah bersama Han Dae Woo…”kata Sae Ra lagi.
“Ha…Sae Ra?? Apa kau serius Jung Sae Ra?”tanya Dae Woo tidak percaya.
“Ya…aku sudah tidak ragu lagi…aku memilihmu...Jung Sae Ra…memilih Han Dae Woo.”kata Sae Ra menjelaskan.
“Terima kasih Sae Ra, terima kasih!”kata Dae Woo senang dan langsung memeluk Sae Ra.”Aku…tidak akan membuatmu kecewa..aku tidak akan membuatmu menangis…Jung Sae Ra.”tambah Dae Woo.
“Ya…aku percaya itu…”balas Sae Ra. Dae Woo mendekatkan wajahnya, Sae Ra memejamkan matanya. Dae Woo mencium Sae Ra lembut, ciuman itu diiringi dengan air mancur di Banpo Bridge, sungguh sangat romantis. Benar-benar membuat Sae Ra terhanyut ke dalamnya.
PARK SEONG HI…KAU ADALAH MASA LALUKU, YANG AKAN MENJADI KENANGAN MANIS DI HIDUPKU, TAPI AKU AKAN MEMBUAT MASA DEPAN YANG LEBIH MANIS DENGAN HAN DAE WOO. SELAMAT TINGGAL PARK SEONG HI…DAN…SELAMAT DATANG DI HIDUPKU HAN DAE WOO…….

THE END

EOTTOKHAJO -PART1-

Ini adalah karya iseng yang benar-benar iseng juga ceritanya...>< silahkan dibaca..


“Apa kamu mau jadi pacarku?”tanya Seong Hi.
“Seong Hi….Ehm…iya aku mau.”jawab Sae Ra.
Namaku adalah Jung Sae Ra, dan nama pacarku adalah Park Seong Hi. Di atas itu adalah dialog 2 tahun yang lalu, waktu pertama kali Seong Hi menembakku. Tentu saja aku senang sekali, karena aku juga menyukai Seong Hi, jadi aku langsung menerimanya. Tidak terasa sudah 2 tahun aku menjalin hubungan Seong Hi, sudah 2 kali pula Seong Hi mencoba memutuskan hubungan denganku, tapi aku tidak mau, karena aku belum bisa berpisah dengan Seong Hi, aku masih terlalu mencintainya. Tapi di saat aku sudah siap untuk diputuskan malah dia yang tidak bisa. Yah, seperti itulah hubunganku dengannya, kalau aku menjauh, dia mendekat, kalau aku mendekat, dia yang menjauh, memang susah kalau mempunyai hubungan yang seperti ini.
“Sae Ra…”panggil Seong Hi.
“Kau sudah datang…” jawab Sae Ra sambil melangkah ke arah Seong Hi.
Seong Hi adalah lelaki yang pintar, dia kuliah di Seoul National University. Sedangkan Aku berkuliah di Chugye University for the Arts, sama-sama di Seoul sih, tapi Seong Hi jarang ada waktu. Aku di bidang Seni, aku lebih sering berada di luar kampus. Kami benar-benar bertolak belakang, kalau Seong Hi sedang ada waktu, aku yang tidak ada, jarang sekali kami bisa bersama meskipun berada dalam satu Kota.
“Tentu saja aku datang, jarang sekali ada waktu bersama-sama, harus bisa datang kan.”jawab Seong Hi.
“Mau kemana?”tanya Sae Ra yang sebenarnya sedang tidak mood untuk keluar.
“Bagaimana kalau ke…Banpo?”tanya Seong Hi.
“Aaah…Seong Hi, tidak enak kalau ke Banpo pagi-pagi Begini…”
“Tidak apa-apa kan, sebelum itu kita makan dulu…”
“Nanti malam saja ke Banpo-nya…sekarang kita ke Myeong Dong saja dulu…setelah itu Namsan, malamnya baru ke Banpo, bagaimana?”tanya Sae Ra.
“Ehm…Ok. Sae Ra memang paling pandai kalau menentukan tempat kencan.”
“Karena Seong Hi tidak pandai memilih tempat kencan! Sudahlah ayo berangkat.”ajak Sae Ra.
“Iya.”jawab Seong Hi singkat. Setelah itu kami sampai di Myeong Dong, karena aku suka sekali belanja, makannya aku mengajak Seong Hi kesana, selain itu, aku juga ingin memastikan perasaanku terhadap Seong Hi. Aku ingin membereskan perasaanku….sebenarnya, beberapa hari ini, hatiku mendua. Aku sepertinya menyukai temanku, namanya Dae Woo. Aku juga tidak mengerti terhadap perasaanku sendiri, setelah Seong Hi mencoba untuk memutuskan hubungan denganku minggu lalu, aku jadi sedikit menghindarinya, sebenarnya, aku mencoba untuk sedikit demi sedikit melupakan perasaanku terhadap Seong Hi. Karena aku sudah bertekad, kalau dia memutuskanku untuk ke-3 kalinya, aku akan menyetujuinya. Beberapa hari yang lalu, temanku membawa temannya untuk menggambar bersama, namanya Dae Woo, Han Dae Woo. Dia anak yang baik, juga gampang sekali akrab dengan orang lain, yang paling penting, dia ganteeeeng!!! Untuk sementara waktu aku benar-benar terpesona, aku tidak bisa melepaskan pandanganku dari Dae Woo. Tapi seiring berjalannya waktu aku jadi sadar bahwa aku ini sudah punya pasangan. Aku tidak lagi sendiri dan bisa memikirkan pria lain. Tapi, entah kenapa aku selalu memikirkan Dae Woo, bahkan, kalau aku bisa mencopot otakku dan menunjukkannya pada kalian, mungkin hanya 10% aku memikirkan Seong Hi, dan 90% nya lagi memikirkan Dae Woo. Dae Woo benar-benar membuatku terbius oleh pesonanya.
“Sae Ra, kenapa dari tadi diam saja?”tanya Seong Hi.
“Ah tidak..tidak apa-apa…”jawab Sae Ra kemudian segera berlari ke arah kios makanan di pinggir jalan.”Ahjumma, tteokbokkinya ya.”tambah Sae Ra.
“Aku bakso ikan saja.”kata Seong Hi.
“Siapa yang mau membelikan Seong Hi, beli sendiri dong.week..”kata Sae Ra bercanda kemudian memberikan uang 10ribu won kepada Ahjumma penjual kue beras itu.
“ Sae Ra kan sudah bekerja, sedangkan aku kan belum.”
“Iya..iya…”
Ya, aku memang sudah bekerja, Appaku sudah tidak ada, hanya tersisa Umma, Unnie dan Hyung suami Unnie., aku ingin bekerja untuk mencukupi hidupku sendiri, aku berjualan online, berjualan accessories dan baju yang aku buat sendiri, awalnya susah juga untuk mendapatkan pembeli, tapi lama-kelamaan, daganganku laris, karena design sendiri jadinya tidak ada di tempat lain, keuntungan yang aku dapat lumayan banyak, bisa sampai 400ribu won setiap bulannya. Lumayan banyak juga, tapi aku masih harus menabung banyak agar bisa mengabulkan impianku. Memiliki toko sendiri.
“Uwaaaa…..lucunya.”kata Sae Ra yang sedang memegang handbag kecil yang sangat lucu.
“Sae Ra kan bisa membuatnya sendiri.”kata Seong Hi sambil memakan bakso ikannya.
“Tapi sesekali ingin juga mempunyai tas buatan orang lain..”
“Ya sudah, aku belikan ya.”kata Seong Hi.”Ahjussi, aku minta yang ini.”tambah Seong Hi kemudian segera mengeluarkan uangnya dan memberikan uang itu.
“Katamu kau tidak punya uang, kenapa membelikan aku tas?”tanya Sae Ra ketus.
“Punya koq, siapa bilang tidak punya? Aku kan tidak pernah bicara aku tidak punya uang.”kata Seong Hi menjelaskan.
“Tapi tadi…”
“Hanya ingin ditraktikr Sae Ra makan saja.hehehehe.”kata Seong Hi bercanda.”Oh ya Sae Ra, kita duduk dulu, ayo kesini.”ajak Seong Hi sambil membersihkan kursi yang akan Sae Ra duduki.
Inilah yang membuatku belum bisa melepaskan Seong Hi. Dia terlalu baik, dia sangat-sangat baik, mungkin aku tidak akan menemukan yang lebih baik dari Seong Hi, Seong Hi adalah pria yang sempurna, hanya 1 kekurangannya, wajahnya biasa-biasa saja, kalah jauh dari Dae Woo. Seong Hi adalah anak dari kepala polisi Seoul, otaknya juga encer, dia juga baik hati dan perhatian. Tapi wajahnya biasa saja. Kalau Dae Woo, dia adalah anak dari pemilik perusahaan game, dia sama denganku, biasa saja, wajahnya sangat ganteng, dan karakternya…aku belum tau karakternya, mungkin yang membuatku terpesona adalah wajahnya, sepertinya, dia adalah pria terganteng di Chugye. Aaaah… Dae Woo.
“Sae Ra, tidak usah ke Nam San, langsung ke Banpo saja ya.”ajak Seong Hi.
“Kenapa?”tanya Sae Ra.
“Sekarang sudah sore, kita langsung saja ke Banpo, makan disana. Ya?”ajak Seong Hi lagi.
“Baiklah kalau begitu…kita langsung ke Banpo saja.”
Kami berdua langsung menuju ke Banpo, apa kalian tau film BBF? Jandi dan Ji Hoo oppa pernah disini juga. Kami segera memesan makanan, karena aku sudah sangat lapar, tteokbokki saja tidak bisa mengganjal perutku.
“Seong Hi. Park Seong Hi kan?”tanya seorang wanita yang tiba-tiba menghampiri Seong Hi.
“Iya, kau siapa?”tanya Seong Hi.
“Waaaa….tidak menyangka bisa bertemu dengan Seong Hi disini, aku Baek Rae Ra. Pernah satu kelas denganmu waktu SMA.”
“Baek Rae Ra?? Ooo….kau si Bekra itu??tanya Seong Hi.
“Jangan panggil itu lagi! Malu ah!”
“Hahaha, habisnya kau berubah sih.dulu kan si culun Bekra. Kau sendiri?”tanya Seong Hi.
“Iya. Sendirian, beginilah nasibnya seorang single.”
“Kau mau bergabung bersama kami?”tanya Seong Hi.
“Eh..?”sentak Sae Ra kaget, karena tanpa persetujuannya tiba-tiba Seong Hi menawarkan seperti itu.
“Waaa…terima kasih ya Seong Hi.”kata Rae Ra sambil duduk di bangku dekat Seong Hi.”Tapi jangan memanggilku Bekra lagi ya.hehehehe”
“Baek Rae Ra, disingkat jadi Bekra. Hahahahaha.”
“Sepertinya mereka menedangku ke dunia lain, aku tidak bisa masuk.”kata Sae Ra dalam hati. Aku dan Seong Hi tidak pernah satu sekolah, dia selalu berada di nomor 1, dan aku selalu berada di nomor 2. Begitu juga dengan sekarang.
“Hey, kau masih ingat Guru Matematika kita?”tanya Rae Ra.
“Ah ya…kenapa dengan si botak itu?”tanya Seong Hi.
“Seong Hi…aku ke kamar mandi dulu.”kata Sae Ra.
“Iya.”jawab Seong Hi singkat kemudian ngobrol lagi dengan Rae Ra.
Seong Hi memang sangat baik, terlalu baik, tidak hanya padaku…kepada semuanya. Terutama cewek.
[Sae Ra, kau dimana?]tanya Mae Yoong.
[Ada apa Mae Yoong?]tanya balik Sae Ra.
[Aku mau kesana sama Dae Woo, kau ada dirumah kan?]tanya Mae Yoong lagi.
[Ah…ok.ok aku langsung pulang deh.tunggu ya.]kata Sae Ra kemudian segera pergi ke tempat Seong Hi mengambil tasnya.
“Seong Hi, aku pulang dulu.”kata Sae Ra singkat kemudian segera pergi meninggalkan Seong Hi.
“Sae Ra, kau mau kemana??”tanya Seong Hi.
“Pulang.”jawab Sae Ra singkat.”Ada keperluan.”Sae Ra langsung saja pergi meninggalkan Seong Hi karena dia tidak sabar untuk bertemu dengan Dae Woo.
“Sae Ra!”
Aku langsung saja pulang, pengen segera bertemu dengan Dae Woo yang kukagumi. Seperti yang kalian lihat, Seong Hi selalu seperti itu, dia terlalu baik, baik kepada siapapun, tanpa memperhatikan aku, itulah yang tidak kusukai darinya.
“Maaf agak lama.”kata Sae Ra.
“Kau darimana?”tanya Mae Yoong.
“Dari luar.hehehehe.”
“Ooh…maaf merepotkanmu, aku Cuma mau mengambil sketch bookku. Kemarin sepertinya ketinggalan disini.”kata Mae Yoong.
“Ha?jadi tidak main? Kalau begitu kenapa tadi aku pulang, Mae Yoong merepotkan!”celoteh Sae Ra geram.
“Ha..ha..ha...bercanda, mau main kok..”
Dae Woo tampak kereeen sekali, begitu tampan, aaah aku terpesona lagi deh.
“Kenapa selalu sama Dae Woo?”tanya Sae Ra penasaran.
“Aku sama Dae Woo kan pacaran, jelas dia mengantarku kan.”kata Mae Yoong.
“Heeeee????”sentak Sae Ra kaget.
“Hahahaha…sudahlah Mae Yoong, jangan bercanda begitu, aku ini sudah seperti supirnya Mae Yoong.”kata Dae Woo.
“Mae Yoong!! Daritadi membuatku kaget! Senang sekali sih!”seru Sae Ra.
“Habis Sae Ra lucu kalau lagi marah atau kaget.”kata Dae Woo.
Ya ampuuuun, Dae Woo melemparkan senyum manisnya padaku, keren bangeeeet. Aaaah, mati sekarang pun aku rela. Ah jangan, tidak seru kalau mati sekarang.
“Kalian mau makan apa?”tanya Sae Ra.”Aku belikan ya.”
“Mi kecap.”jawab Mae Yoong.
“Aku juga sama..”jawab Dae Woo.
“Dae Woo, antar Sae Ra.”pinta Mae Yoong.
“Aaah…tidak usah, aku bisa sendiri koq..”kata Sae Ra sambil bergegas pergi. Tapi disusul oleh Dae Woo.
“Dae Woo, tidak usah.”pinta Sae Ra.
“Tidak apa-apa, nanti aku dimarahi Dewa kalau menyuruh wanita pergi sendiri.”
“Dasar, pintar sekali bermulut manis.”kata Sae Ra kemudian mereka tertawa bersama. Dae Woo membukakan pintu mobilnya untuk Sae Ra.
“Terima kasih.”
Aku tidak menyangka, Dae Woo ternyata sama baiknya dengan Seong Hi. Aaaaah…jadi melayang aku dibuatnya.
“Ahjussi, mi kecap 2 ya.”kata Sae Ra memesan.
“Lhoh, kok Cuma 2? Sae Ra tidak makan?”tanya Dae Woo.
“Tidak, aku tadi sudah makan, kau tunggu disini ya, aku mau beli tteokbokki dulu.”
“Ahjussi, ini uang Mienya.”kata Dae Woo kemudian mengejar Sae Ra.”Ini uangnya.”tambah Dae Woo sambil menyerahkan uang kepada penjual tteokbokki itu.
“Dae Woo. Kenapa dibayarin sih, aku ingin bayar sendiri.”
“Tidak baik kan, kalau ada seorang lelaki disini tapi malah wanita yang membayar.”
“Kau ini….terima kasih ahjumma.”kata Sae Ra kamudian kembali ke toko mie kecap dan mengabil pesanannya, dia ingin membayar, tapi ternyata sudah dibayar oleh Dae Woo.
“Dae Woo…aku bisa tambah suka kalau begini terus.”kata Sae Ra dalam hati.
“Sae Ra!!!”panggil seseorang.
“Hem?”toleh Sae Ra.
“Ternyata ini keperluanmu sampai meninggalkan kencan kita??jadi karena ada urusan dengan lelaki ini?? Ha?”teriak Seong Hi.

Bersambung ke PART2

Dream High

Unyuuu...Dream High kereeen...hayo siapa yang udah nonton??hayo?hayo?
uwaaa....pemainnya ganteng n cantik..ceritanya juga keren...>< gak nyesel deh tu nonton, sayang banget akhirnya gak sesuai dengan perkiraanku.hehehehe...ini sedikit sinopsis sama pemeran-pemerannya...><

SONG SAM DONG


Nah itu adalah salah satu pemeran utama di Dream High...ganteeeng kan?? hehehehe...aku jadi ngefans berat sama Kim soo hyun gara-gara ni drama. dia berperan sebagai song sam dong, seorang cowok kampung yang kampungan.sampai akhirnya dia bertemu dengan Goo Hye Mi (Suzy Miss A) yang berasal dari Seoul. Sam Dong jatuh cinta pada pandangan pertama pada Hye Mi. Hye Mi memaksanya untuk ikut bersekolah di Kirin Art School sebagai murid spesial yang mempunyai bakat di atas yang lainnya. awalnya Hye Mi tidak mengerti kenapa Direktur Jung (Bae Yong Joon) begitu menginginkan Sam Dong untuk bersekolah di Kirin sampai akhirnya Hye Mi menyadari bahwa Sam Dong mempunyai bakat terpendam yang bisa memukau seluruh dunia. Hye Mi awalnya tidak menyukai Sam Dong. tapi pada akhirnya Hye Mi luluh juga pada kebaikan hati Sam Dong..><

GOO HYE MI

Nah nah nah...ini adalah Goo Hye Mi. Seorang cewek yang cantik, pandai bernyanyi, hingga mempunyai latar belakang yang bagus. dari luar dia kelihatan sempurna, tapi di dalam ternyata berbeda. Hye Mi adalah seorang gadis yang sangat dingin, cepat marah dan mempunyai manner yang buruk. Dia mempunyai seorang sahabat bernama Yoon Baek Hee(Han Eun Joong T-ARA), akan tetapi dia akan menjadi lawan dan musuh yang berat bagi Hye Mi. semua itu karena tabiat Hye Mi yang buruk. awalnya semua itu tidak masalah tapi pada saat audisi di Kirin Art School tabiat itulah yang merubah kawan menjadi lawan. akan tetapi pada akhirnya mereka akan kembali bersahabat. Awalnya dia menyukai Jin Gook( Taecyeon 2PM) tapi pada akhirnya cintanya tertambat pada Song Sam Dong.

JIN GOOK


Kalian pasti kenal sama cowok satu ini kan?yaaap betul inilah Taecyeon. Taecyeon adalah cowok ganteng dan menyenangkan yang ternyata mempunyai hubungan dengan Hye Mi di masa lalu. Hye Mi adalah cinta pertama Jin Gook, sayangnya pada awal pertemuan mereka Hye Mi tidak mengenali Jin Gook. Jin Gook adalah salah satu dari murid khusus yang debut paling awal dibanding yang lainnya.

YOON BAEK HEE


Inilah Yoon Bak Hee yang berperan sebagai sahabat sekaligus musuh Hye Mi. Baek Hee awalnya adalah pengikut Hye Mi, semua yang ada pada diri Hye Mi ditiru olehnya. mulai dari gaya berpakaian, rambut, dan yang lainnya. tapi pada akhirnya dia sangat membenci Hye Mi. Dia tidak ingin kalah oleh Hye Mi, dan karena itulah dia menghalalkan segala cara untuk mengalahkan dan menunjukkan pada Hye Mi bahwa dia bukanlah kelas 3 seperti yang Hye Mi bilang pada saat audisi, akan tetapi dialah yang nomor 1 dan Hye Mi lah yang nomor 3. Pada akhirnya dia akan kembali bersahabat dengan Hye Mi.

JASON


Jason adalah si nomor 1. dia adalah peringkat pertama di audisi Kirin, suaranya keren dan dancenya juga "sangar" akan tetapi hal itu justru membuatnya sombong, membuatnya selalu ingin menjadi nomor 1 dan meremehkan orang lain. akan tetapi dia selalu baik pada semua cewek, meskipun dia berkata bahwa itu hanyalah "Sopan Santun" akan tetapi itu membuat Kim Phil Sook (IU) salah paham. sebenarnya Jason menyukai Phil Sook tapi dia tidak pernah menyadarinya. dia baru sadar bahwa dia menyukai phil sook saat phil sook menderita sakit Hepatitis A, akan tetapi Hye Mi berkata bahwa Phil Sook menderita Hepaptitis B yang dapat menyebabkan kematian. Jason kalang kabut ingin mengetahui keadaan Phil sook. mulai saat itulah dia menyadari bahwa sebenarnya dia menyukai Phil Sook.

KIM PHIL SOOK


Kim Phil Sook adalah seorang cewek gendut yang mempunyai suara yang sangat indah. Jason terpukau pada suara Phil Sook dan kemampuannya. akan tetapi dia membuat Phil Sook patah hati saat Jason menolaknya. Phil Sook meminta Jason untuk memikirkannya kembali setelah 200 hari. dan setelah 200 hari..JANG...Phil Sook berubah menjadi gadis yang kurus dan cantik. dan akhirnya Jason pun menyadari perasaannya pada Phil Sook.

Sekian dulu yah..capek nulis..hehehehe...kapan-kapan aku update sinopsisnya...>< juga drama-drama yang lain...